Bisnis Indonesia - bisnis.com
Minggu, 28 Mei 2017

BANDARA KULONPROGO : Pengukuran Lahan Dimulai, Jika Ada Yag Tak Setuju Akan Ditunda

Holy Kartika N.S. Senin, 23/11/2015 19:04 WIB
BANDARA KULONPROGO : Pengukuran Lahan Dimulai, Jika Ada yag Tak Setuju akan Ditunda
Salah satu warga mengajukan pertanyaan dalam Sosialisasi Pengukuran dan Pematokan Lahan Lokasi Pembangunan Bandara baru di Balai Desa Glagah, Senin (23/11/2015).
Harian Jogja/Holy Kartika N.S

Bisnis.com, KULONPROGO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) selaku tim leader pelaksanaan pembangunan bandara baru mulai Selasa (24/11/2015) akan melakukan pengukuran dan pematokan.

Sebanyak 15 tim diterjunkan untuk melakukan pengukuran dan ditargetkan sehari satu tim dapat mengukur 20 bidang tanah.

“Setelah ini besok kami langsung melakukan pengukuran. Pengukuran dilakukan selama 30 hari ke depan,” ujar Plt Kepala Bidang Pengukuran BPN Kanwil DIY Rudi Prayitno usai Sosialisasi Pengukuran dan Pematokan Lahan Lokasi Pembangunan Bandara di Balaidesa Glagah, Senin (23/11/2015).

Sedikitnya, 15 tim akan dikerahkan untuk melakukan pengukuran tanah yang akan menjadi lokasi pembangunan bandara. Rudi mengungkapkan, untuk Desa Glagah ada lima tim yang akan melakukan pengukuran, di mana setiap tim terdiri dari dua petugas.

Lebih lanjut Rudi mengatakan, untuk mengejar target, sehari setiap tim ditargetkan dapat mengukur 20 bidang tanah. Diharapkan, dengan ini pengukuran tanah tersebut dapat selesai tepat waktu.

Setelah pengukuran, hasil pengukuran terkait bukti kepemilikan dan lokasi tanah akan diumumkan di balai desa masing-masing. Warga juga dapat mengajukan keberatan apabila dirasa ada ketidaksesuaian hasil tersebut.

“Mana lokasi yang sudah siap untuk diukur, nanti akan dikoordinasi dengan kades. Kalau nanti ada yang belum setuju, akan ditunda,” ungkap Rudi.

Apps Bisnis.com available on:    
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Nikmati sajian berita terkini Bisnis Indonesia versi epaper DI SINI.
Nikmati Bonus Indonesia Business Daily (IBD) hingga 31 Oktober 2015. Informasi selengkapnya klik DI SINI.
more...