Bisnis Indonesia - bisnis.com
Minggu, 17 Desember 2017

Sedang Naik Sepeda Motor, Pastur Asal Italia Ditembaki Di Bangladesh

Mediani Dyah Natalia Kamis, 19/11/2015 06:19 WIB
Sedang Naik Sepeda Motor, Pastur Asal Italia Ditembaki di Bangladesh
ilustrasi
jibi

Bisnis.com, DHAKA- Beberapa pria bersenjata yang tidak dikenal menembak dan melukai seorang pastur Italia pada Rabu (18/11/2015) di bagian utara Bangladesh. Polisi setempat mengatakan serangan ini diduga dilakukan kelompok garis keras.

Pastur yang bernama Piero itu sedang mengendarai sepedanya di kota Dinajpur saat sekelompok pria yang mengendarai motor menembakinya beberapa kali dalam jarak dekat.

"Dengan mengendarai sepeda motor, para penyerang tidak dikenal menembak seorang Italia di dekat halte bus Dinajpur pada pagi hari. Korban mengalami luka serius," kata inspektur Robiul Alam kepada AFP melalui telefon seperti dikutip dari Antara..

Menurut rekan sesama pastur, Anthony Sen, pastur Piero (60) telah bekerja sebagai dokter dalam sebuah misi Katolik di Dinajpur selama beberapa waktu.

Sen mengatakan Piero sedang mengendarai sepedanya sekitar pukul 8 pagi waktu setempat (02.00 GMT) saat tiga pelaku bersenjata menembaknya dari jarak dekat.

"Salah satu peluru mengenai leher, ia mengeluarkan banyak darah," kata Sen.

Inspektur Alam juga memastikan bahwa pria yang diserang merupakan pastur yang bekerja di Dinajpur yang terletak 350 kilometer di utara ibu kota Dhaka, dekat perbatasan India.

Serangan tersebut terjadi setelah seorang pekerja amal Italia ditembak mati pada September dan petani Jepang terbunuh beberapa hari kemudian di Dhaka. Kelompok bersenjata ISIS mengaku bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut.

Pemerintah Bangladesh menyangkal keterlibatan ISIS di balik serangan-serangan tersebut dengan menyatakan bahwa tak ada keberadaan militan ISIS di negara mayoritas Muslim itu.

Bangladesh juga sedang berusaha pulih dari serangkaian pembunuhan penulis blog sekuler dan seorang penerbit buku-buku sekuler. Serangan tersebut juga diklaim dilakukan oleh kelompok lokal garis keras yang terlarang di negara itu.

Apps Bisnis.com available on:    
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Nikmati sajian berita terkini Bisnis Indonesia versi epaper DI SINI.
Nikmati Bonus Indonesia Business Daily (IBD) hingga 31 Oktober 2015. Informasi selengkapnya klik DI SINI.
more...