Bisnis Indonesia - bisnis.com
Rabu, 18 Oktober 2017

Penjualan Truk Di DIY-Jateng Terpuruk

Abdul Hamied Razak Rabu, 18/11/2015 15:06 WIB
Penjualan Truk di DIY-Jateng Terpuruk
Ilustrasi
Bisnis.com

Bisnis.com, JOGJA- Penjualan truk untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah terpukul akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Target penjualan Isuzu, misalnya, dikoreksi turun 40% akibat penurunan penjualan kendaraan tahun ini.

Kepala Wilayah Astra Isuzu DIY dan Jawa Tengah Ratmin Sucipto mengatakan, pihaknya merevisi target penjualan 1000 unit truk untuk tahun ini. Hal itu terjadi lantaran market share penjualan kendaraan komersial itu turun sekitar 10% akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi sepanjang 2015.

"Kami koreksi target penjualan unit truk 40 persen. Termasuk penjualan segmen MPV MUX sekitar 10 persen," ujarnya kepada media di sela-sela pemberian beasiswa bagi 16 anak di DIY di kantor Astra Isuzu Jogja, Senin (16/11/2015) petang.

Selama 2015, rata-rata penjualan truk di DIY mencapai 84 unit per bulan. Padahal, selama 2014 lalu penjualannya berkisar 110-130 unit per bulan. Diakuinya, pasar segmen kendaraan komersial truk paling tinggi terjadi selama 2014.

"Saat itu, total penjualan truk secara nasional 1.140 unit all merek. Sementara tahun ini diperkirakan hanya mencapai 900 unit all merek," katanya.

Dia berharap, kondisi ekonomi pada 2016 lebih baik dari 2015. Meskipun tidak berharap banyak pasar truk bisa lebih baik dari 2014. Begitu juga dengan pasar MUX yang dibanderol Rp454 juta.

"Rata-rata penjualan MUX per bulan tahun ini hanya 10 unit. Secara umum, memang cukup stabil tapi masih jauh dari yang kami harapkan," tandasnya.

Ditambahkan Kepala Cabang Astra Isuzu Jogja Acep Johari, meski kondisi perekonomian tahun ini tidak bersahabat untuk bisnis otomotif namun belanja pemerintah lewat APBN maupun APBD cukup membantu penjualan segmen komersial.

"Pada September dan Oktober penjualan truk cukup terbantu karena pemerintah melakukan pengadaan armadanya," jelas Acep.

Pihaknya tahun ini pun memberikan beasiswa kepada 16 siswi baik pemilik maupun pengguna Isuzu. Hal itu dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan. "Masing-masing siswa mendapat Rp1 juta. Ini program kepedulian kami kepada dunia pendidikan, meskipun secara umum pasar otomotif turun," katanya.

Apps Bisnis.com available on:    
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Nikmati sajian berita terkini Bisnis Indonesia versi epaper DI SINI.
Nikmati Bonus Indonesia Business Daily (IBD) hingga 31 Oktober 2015. Informasi selengkapnya klik DI SINI.
more...