Bisnis Indonesia - bisnis.com
Minggu, 17 Desember 2017

Konflik Mungkin Terus Terjadi, Fitur Cek Keselamatan Facebook Diperluas

Mediani Dyah Natalia Rabu, 18/11/2015 00:18 WIB
Konflik Mungkin Terus Terjadi, Fitur Cek Keselamatan Facebook Diperluas
Ilustrasi
Bisnis.com

Bisnis.com, SAN FRANSISCO - Fitur Cek Keselamatan atau Safety Check dari Facebook akan diperluas. Tidak hanya dipergunakan untuk mengetahui keselamatan kolega untuk teror Paris tetapi untuk berbagai konflik yang mungkin dapat terjadi.

Keputusan ini dibuat lantaran media sosial (medsos) tersebut dinilai hanya fokus pada negara besar seperti Paris. Adapun konflik juga mungkin terjadi di daerah lain, seperti ledakan Beirut pada Kamis (12/11/2015). Kasus ini terbilang serangan paling mematikan di Lebanon selama beberapa dasawarsa.

"Banyak orang mempertanyakan kenapa kami mengaktifkan Cek Keselamatan untuk Paris namun tidak untuk pengeboman di Beirut dan tempat-tempat lain," kata pendiri dan pemimpin eksekutif Facebook Mark Zuckerberg dalam sebuah tulisannya akhir pekan lalu.

"Anda benar bahwa ada banyak konflik penting lain di dunia," imbuh dia.

"Kami peduli terhadap semua orang sama rata, dan kami akan sebisa mungkin bekerja keras untuk membantu mereka yang menderita di sebanyak mungkin situasi." Facebook berencana untuk "mengaktifkan Cek Keselamatan bagi lebih banyak bencana kemanusiaan," kata Zuckerberg.

Korban selamat yang tengah mengungsi dan orang-orang yang mengkhawatirkan teman atau keluarga mereka memantau media sosial, menyusul gelombang serangan di ibukota Prancis pada Jumat malam yang menewaskan 129 orang.

Facebook meluncurkan fitur "Serangan Teror Paris" untuk memungkinkan orang memberitahukan kepada teman-teman dan kenalan di media sosial itu bahwa mereka selamat.

"Temukan dengan cepat dan berhubung dengan teman di kawasan itu," demikian pesan yang terbaca dalam layanan fitur "Safety Check" Facebook. "Tandai mereka selamat jika Anda tahu mereka baik-baik saja." Fitur itu juga memungkinkan orang untuk mengecek teman di Paris yang belum masuk dengan tanda selamat.

Kelompok bersenjata ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan Paris maupun Beirut, yang menewaskan 44 orang.

Apps Bisnis.com available on:    
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Nikmati sajian berita terkini Bisnis Indonesia versi epaper DI SINI.
Nikmati Bonus Indonesia Business Daily (IBD) hingga 31 Oktober 2015. Informasi selengkapnya klik DI SINI.
more...