Bisnis Indonesia - bisnis.com
Rabu, 18 Oktober 2017

Diduga Teroris, WNI Yang Bekerja Sebagai Pembantu Kantin Di Malaysia Ditahan

Mediani Dyah Natalia Rabu, 18/11/2015 04:01 WIB
Diduga Teroris, WNI yang Bekerja Sebagai Pembantu Kantin di Malaysia Ditahan
/Ilustrasi

Bisnis.com, KUALA LUMPUR - Polisi Malaysia menahan lima lelaki termasuk seorang warga Indonesia karena diduga terlibat dengan kelompok teroris, dalam operasi khusus oleh bagian kontraterorisme, unit khas Bukit Aman di Johor dan Selangor pada 9 dan 13 November 2015.

Kepala Polisi Negara Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan, tiga tersangka yang ditahan diduga mempunyai kaitan dengan kelompok militan Negara Islam (IS) sementara dua lagi terlibat dengan kelompok teroris yang dikenali sebagai Imam Mahdi.

Seluruh tersangka berusia antara 22 hingga 40 tahun, dan empat dari tersangka merupakan warga Malaysia, katanya seperti dikutip berbagai media lokal di Kuala Lumpur, Selasa.

"Seorang tersangka berusia 22 tahun yang bekerja sebagai penyelia kantin farmasi Kementerian Kesehatan Malaysia ditangkap di Johor setelah diduga merancang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan IS." Seorang lagi tersangka warga Indonesia bekerja sebagai pembantu kantin di farmasi yang sama turut ditahan dan hasil pengusutan mendapati, keduanya pernah ditangkap oleh anggota polisi Kantor Polisi Daerah Ledang berdasar UU Imigrasi," katanya.

Kelompok Imam Mahdi merupakan kelompok militan Syiah yang diketuai Imam Mahdi.

Apps Bisnis.com available on:    
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Nikmati sajian berita terkini Bisnis Indonesia versi epaper DI SINI.
Nikmati Bonus Indonesia Business Daily (IBD) hingga 31 Oktober 2015. Informasi selengkapnya klik DI SINI.
more...