Bisnis Indonesia - bisnis.com
Rabu, 18 Oktober 2017

BANDARA KULONPROGO : Sultan Berharap Pendataan Tanah Bandara Cepat Diselesaikan

Ujang Hasanudin Selasa, 17/11/2015 20:09 WIB
BANDARA KULONPROGO : Sultan Berharap Pendataan Tanah Bandara Cepat Diselesaikan
Ilustrasi
Harian Jogja/Abdul Hamied Razak

Bisnis.com, JOGJA-Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap pendataan tanah bakal New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon, Kulonprogo, cepat diselesaikan. Sultan Khawatir jika tertunda-tunda banyak kepentingan masuk.

"Kalau mundur-mundur, nanti banyak kepentingan masuk." kata Sultan di Kepatihan, Selasa (17/11/2015).

Sultan mengaku tidak mempunyai kewenangan memaksa agar pendataan tanah segera diselesaikan, karena proyek bandara menurutnya berada di wilayah pemerintah pusat melalui PT. Angkasa Pura dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Raja Kraton Ngayogyakarta ini menduga BPN belum memulai pendataan tanah karena masih dalam proses revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Sultan mengakui BPN memiliki dana darurat yang bisa menalangi sementara biaya operasional pendataan tanah.

"Tapi kalau prinsipnya nanti tak disetujui bisa jadi temuan, siapa yang mau ganti dananya." jelas Sultan.

Rencana pengukuran lahan bandara oleh Kantor Wilayah BPN DIY dimulai pada Senin (16/11/2015) lalu. Hal itu telah disepakati saat pertemuan antara Kementrian Agraria, Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan, BPN DIY, dan Pemda DIY di hotel Royal Ambarukmo, Jumat, pekan lalu.

Pendataan tanah ini sudah tertunda kedua kalinya. Sebelumnya, pengukuran dan inventarisasi lahan dijadwalkan pada Selasa, pekan lalu, namun urung dilaksanakan. Dugaan kuat penundaan itu karena dana operasional pengukuran lahan bandara yang diajukan BPN melebihi PMK Nomor 13/PMK.02/2013.

Dalam PMK tersebut maksimal biaya operasional pendataan tanah bandara Rp1,6 miliar, namun yang diajukan BPN sebesar Rp9 miliar.

Apps Bisnis.com available on:    
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Nikmati sajian berita terkini Bisnis Indonesia versi epaper DI SINI.
Nikmati Bonus Indonesia Business Daily (IBD) hingga 31 Oktober 2015. Informasi selengkapnya klik DI SINI.
more...