Bisnis Indonesia - bisnis.com
Sabtu, 23 September 2017

Warga Gunungkidul Waspadai Pohon Tumbang

David Kurniawan Jum'at, 13/11/2015 17:48 WIB
Warga Gunungkidul Waspadai Pohon Tumbang
Ilustrasi
JIBI/Ivanovich

Bisnis.com, GUNUNGKIDUL- Hujan yang mulai mengguyur di sejumlah wilayah harus tetap diwaspadai masyarakat. Pasalnya potensi adanya musibah sangat tinggi mulai tanah longsor atau pohon tumbang.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono mengatakan, hujan yang turun memberikan berkah kepada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air. Namun, di satu sisi kondisi ini harus diwaspadai karena sewaktu-waktu juga bisa mendatangkan musibah.

“Ancamannya macam-macam, mulai adanya puting beliung, pohon tumbang hingga longsor. Untuk itu, kami meminta agar masyarakat waspada dan berhati-hati,” kata Sutaryono.

Dia menjelaskan, BPBD telah membuat pemetaan potensi bencana di Gunungkidul. Untuk pencegahan, Sutaryono mengaku terus melakukan sosialiasi melalui pembentukan desa siaga bencana.

“Kita tidak akan tahu kapan musibah akan datang, karena yang bisa dilakukan hanya berjaga-jaga. Sosialisasi itu diharapkan mampu memberikan kesadaran warga tentang ancaman bencana,” ujarnya.

Memasuki musim hujan ini, dia pun berharap warga untuk memotong ranting-ranting pohon yang telah rimbun. Berdasarkan data dari BPBD, jalur-jalur yang rawan pohon tumbang antara lain Hutan Tleseh di Jalur Jogja-Wonosari, Wonosari-Playen, Panggang-Wonosari, Ngawen-Patuk, Semin-Wonosari, Nglipar-Wonosari.

“Ini untuk antisipasi saja. Potensi pohon tumbang terjadi dimana-mana. Oleh karenanya, dengan memotong pohon yang rimbun di sekitar perkarangan rumah sudah masuk sebagai upaya mengurangi potensi adanya musibah,” tutur Sutaryono. 

Apps Bisnis.com available on:    
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Nikmati sajian berita terkini Bisnis Indonesia versi epaper DI SINI.
Nikmati Bonus Indonesia Business Daily (IBD) hingga 31 Oktober 2015. Informasi selengkapnya klik DI SINI.
more...