Bisnis Indonesia - bisnis.com
Rabu, 18 Oktober 2017

Ini Untung & Risiko Bisnis Persewaan Kasur (2/2)

Rina Wijayanti Senin, 09/11/2015 01:41 WIB
Ini Untung & Risiko Bisnis Persewaan Kasur (2/2)
Kasur dinaikkan ke truk siap untuk dikirim
Harian Jogja/dok.Isabella Kasur

Bisnis.com, JOGJA-Setiap jenis usaha memiliki sisi plus minus untuk dikembangkan, begitu juga bisnis persewaan kasur.

Pendiri persewaan kasur dengan nama Isabella Kasur, Clara Almabella Bramanty, 22, merintis usaha inisejak SMA. Kini peluang usaha ini kian berkembang dan semakin menjanjikan. Selain melayani sekitar 60% hotel di Jogja, Isabella Kasur juga membuka cabang di beberapa kota besar di Indonesia.

Alumnus UPN ini kini tengah fokus mengembangkan usahanya di berbagai kota besar di Indonesia, seperti di Jakarta, Bali, Surabaya dan juga Bandung. Jasa persewaan kasur memang menjadi prospek usaha yang menjanjikan, terlebih di kota tujuan wisata. Ada banyak segmen yang bisa disasar.

Jasa sewa kasur ini juga hadir sebagai sebuah solusi untuk permasalahan yang dihadapi oleh banyak pihak hotel, guest house, homestay, rumah singgah dan masyarakat yang membutuhkannya terkait dengan pemenuhan kebutuhan extrabed. Menurut dia, saat ramai ialah saat musim libur sekolah. Namun saat sepipun orderan masih tetap ada, misalnya untuk peserta diklat atau acara-acara tertentu.

“Peminat sewa kasur sekitar 60 persennya hotel dan homestay, lalu baru rumah tangga dan baru pelaksanaan event-event tertentu,” papar Clara belum lama ini kepada Harianjogja.com.

Menjalankan usaha jasa sewa kasur dipandangnya sebagai usaha yang relatif mudah dijalankan meskipun tidak lepas dari kemungkinan terkena risiko. Salah satu risiko yang pernah dialaminya ialah menemukan penyewa yang berniat buruk ingin membawa lari barang sewaannya.

“Ada penyewa yang ingin mengambil sendiri persewaan kasurnya. Padahal ketentuannya kamilah yang mengantar kepada pelanggan, ternyata orang tersebut memiliki niat kurang baik, beruntung kami segera menyadarinya dan orang tersebut bersedia membeli barang kami,” katanya.

Salah satu kunci suksesnya menjalankan usaha ini ialah merawat kasur dengan sebaik-baiknya. Kasur yang kembali dari tempat penyewa langsung dibersihkan kembali, diganti sarung dan dibungkus dengan kantong plastik. Hal ini dilakukan untuk menghindari kasur dari kemungkinan rusak akibat jamur, debu dan kotoran yang menurunkan kualitas kasur.

Terbilang sebagai pengusaha muda namun Clara mampu membuktikan dirinya. Dalam satu bulan, minimal dia meraup omzet sekitar Rp10 juta. Satu keyakinannya ialah jeli membaca peluang.

“Prinsip saya, jika memang kamu yakin sebuah usaha itu memiliki potensi berkembang, jalani saja, biarkan saja jika ada orang menertawakan ide bisnismu yang penting lakukan saja,” katanya.

Bob Sadino, merupakan sosok pengusaha yang menjadi inspirasinya. "Saya banyak terinspirasi dari pengusaha Bob Sadino, keteguhannya menjalankan usaha sangat mengagumkan. Selain itu, orang dibalik layar dalam capaian saya ini ialah papah, dia adalah motivator saya," katanya.

Keuntungan menyewa kasur
* Beristirahat dengan kasur berkualitas dan harga terjangkau
* Dapat menambah atau mengurangi kelengkapan Anda dengan menyesuaikan
frekuensi pemakaian
* Manajemen keuangan bisa lebih efisien dengan model persewaan, karena dana perawatan bisa dihapuskan
* Barang yang dipesan akan kami antar dan jemput

Apps Bisnis.com available on:    
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Nikmati sajian berita terkini Bisnis Indonesia versi epaper DI SINI.
Nikmati Bonus Indonesia Business Daily (IBD) hingga 31 Oktober 2015. Informasi selengkapnya klik DI SINI.
more...