Bisnis Indonesia - bisnis.com
Sabtu, 23 September 2017

Kulonprogo Gagas Wisata Edukasi Taman Raja Nusantara

Holy Kartika N.S. Kamis, 22/10/2015 19:03 WIB

Bisnis.com, KULONPROGO – Pemkab Kulonprogo terus berupaya mempercantik taman sebagai ruang terbuka hijau di kabupaten ini. Bahkan, sebuah taman edukatif berlatar sejarah dan budaya akan dikembangkan dengan menampilkan prototype raja-raja yang pernah berkuasa di nusantara.

Gagasan tersebut terus disampaikan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo dalam setiap kesempatan. Rencananya, sebuah Taman Raja-raja Nusantara akan dikembangkan guna memberikan pengetahuan sejarah tentang kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Indonesia.

“Nantinya, kami ingin ada prototype raja-raja dari seluruh nusantara. Kalau dulu saja Gajah Mada bisa menyatukan nusantara, tentunya bisa juga disatukan prototypenya,” ujar Hasto Senin (21/10/2105).

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dinbuparpora) Kulonprogo Krissutanto mengungkapkan, gagasan awal konsep taman ini adalah bupati. Saat ini, konsep taman tersebut sedang dibahas dan dirancang oleh Pemkab Kulonprogo bersama Pemda DIY. Dia menambahkan, pematangan konsep dan rencana pembangunan taman itu sedang dibahas oleh Bappeda, DPPKA dan Dinbudparpora.

“Kami yang jelas masih menunggu dawuh dari Gubernur,” ujar Krissutanto.

Krissutanto memaparkan, ide dasar munculnya konsep tersebut dilatarbelakangi Jogja yang notabenenya merupakan daerah istimewa dan dikenal sebagai kota bersejarah dan berbudaya. Rencana pembangunan taman tersebut,  diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran sejarah dan budaya, serta sebagai wahana rekreasi dan pariwisata.

Meski masih berupa wacana, namun konsep yang disusun baru konsep embrio. Taman Raja-raja Nusantara ini akan dibangun dengan konsep miniature, seperti Indonesia mini di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di mana miniature kerajaan dan raja-raja nusantara akan menjadi bagian penting dalam taman tersebut.

“Mungkin, nanti wujudnya berupa bangunan-bangunan keraton atau kerajaan, dilengkapi synopsis kisah sejarah kerajaan tersebut. Serta sejarah para raja-raja,” tandas Krissutanto.

Krissutanto menandaskan, sampai saat ini detail engineering design (DED) dan masterplan rancangan taman masih dalam penyusunan. Hal itu, termasuk pendataan kerajaan-kerajaan serta raja-raja yang berkuasa di Bumi Nusantara. Anggaran pembangunan taman tersebut, rencananya akan dianggarkan dari dana keistimewaan.

“Tetapi kami tidak tahu berapa alokasi anggaran yang akan digunakan. Pembangunan taman ini, tentu saja juga akan melibatkan tenaga ahli, arsitek hingga arkeolog untuk mengidentifikasi kerajaan nusantara,” jelas Krissutanto.

Apps Bisnis.com available on:    
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Nikmati sajian berita terkini Bisnis Indonesia versi epaper DI SINI.
Nikmati Bonus Indonesia Business Daily (IBD) hingga 31 Oktober 2015. Informasi selengkapnya klik DI SINI.
more...